Mas Koding
/

Backup VPS Ubuntu ke Google Drive Menggunakan Rclone

Mas Koding
Februari 09, 2026



Rclone adalah tool open-source yang sangat powerful untuk melakukan sinkronisasi dan backup data dari VPS atau server Linux ke berbagai cloud storage, termasuk Google Drive. Artikel ini membahas langkah dasar instalasi dan konfigurasi rclone untuk backup ke Google Drive.


1. Install Rclone di VPS Ubuntu

Jalankan perintah berikut untuk menginstall rclone:

curl https://rclone.org/install.sh | sudo bash

Setelah instalasi selesai, cek versi rclone:

rclone version

Jika versi rclone tampil, berarti instalasi berhasil.


2. Konfigurasi Google Drive di Rclone

Jalankan konfigurasi rclone:

rclone config

Pilih opsi berikut saat konfigurasi:

n  (new remote)
name: gdrive
Storage: drive
client_id: (kosongkan)
client_secret: (kosongkan)
scope: 1
root_folder_id: (enter)
service_account_file: (enter)
Edit advanced config? n

Saat melakukan konfigurasi Google Drive menggunakan rclone, Anda akan menemui pertanyaan berikut:

Use auto config?
y) Yes (default)
n) No

Opsi ini menentukan bagaimana proses autentikasi Google Drive dilakukan.


Opsi Y (Yes) – VPS Memiliki Browser

Pilih Y jika:

  • Anda menjalankan rclone di komputer lokal
  • Atau VPS memiliki UI dan browser (misalnya desktop environment)

Dengan opsi ini, rclone akan:

  • Membuka browser secara otomatis
  • Mengarahkan ke halaman login Google
  • Autentikasi selesai tanpa copy–paste kode

Catatan: Opsi ini tidak cocok untuk VPS Ubuntu Server yang berjalan tanpa UI.


Opsi N (No) – VPS Tanpa Browser (Ubuntu Server)

Pilih N jika:

  • VPS menggunakan Ubuntu Server (CLI only)
  • Tidak ada browser atau UI
  • Akses VPS melalui SSH

Setelah memilih Use auto config? = N, rclone akan menampilkan pertanyaan lanjutan berikut:

Use web browser to automatically authenticate rclone with remote?
* Say Y if the machine running rclone has a web browser you can use
* Say N if running rclone on a (remote) machine without web browser access
If not sure try Y. If Y failed, try N.

y) Yes (default)
n) No
y/n>

Pertanyaan ini bertujuan untuk memastikan apakah mesin tempat rclone dijalankan memiliki browser yang bisa digunakan.


Opsi Y (Yes) – Ada Browser di Mesin yang Sama

Pilih Y jika:

  • Rclone dijalankan di PC atau laptop lokal
  • Atau VPS memiliki UI dan browser aktif

Dengan opsi ini, rclone akan:

  • Mencoba membuka browser secara otomatis
  • Mengarahkan ke halaman login Google
  • Menyelesaikan autentikasi secara langsung

Catatan: Pada VPS Ubuntu Server (CLI only), opsi ini biasanya akan gagal karena tidak ada browser.


Opsi N (No) – VPS Ubuntu Server Tanpa Browser

Pilih N jika:

  • VPS dijalankan tanpa UI (server murni)
  • Akses hanya melalui SSH / terminal
  • Tidak tersedia browser grafis

Dengan memilih opsi ini, rclone akan:

  • Menampilkan URL autentikasi Google
  • Meminta pengguna melakukan login melalui browser di perangkat lain
  • Menggunakan metode manual authentication

Contoh output yang akan muncul:

Please go to the following link:
https://accounts.google.com/o/oauth2/...

Langkah autentikasi manual:

  1. Salin URL yang ditampilkan
  2. Buka URL tersebut di browser PC atau laptop
  3. Login ke akun Google Drive
  4. Berikan izin akses
  5. Salin verification code yang muncul
  6. Paste kembali kode tersebut ke terminal VPS

Setelah kode diterima, rclone akan menyelesaikan proses konfigurasi remote Google Drive.

Setelah proses autentikasi Google Drive berhasil, rclone akan menampilkan pertanyaan berikut:

Configure this as a Shared Drive (Team Drive)?
y) Yes
n) No

Pertanyaan ini digunakan untuk menentukan jenis Google Drive yang akan dipakai oleh rclone.


Opsi Y (Yes) – Shared Drive / Team Drive

Pilih Y jika:

  • Anda menggunakan Google Workspace
  • Data disimpan di Shared Drive / Team Drive
  • Drive dimiliki oleh organisasi atau tim

Dengan opsi ini, rclone akan:

  • Menampilkan daftar Shared Drive yang tersedia
  • Meminta Anda memilih salah satu Shared Drive
  • Menyimpan file langsung ke Shared Drive tersebut

Catatan: Opsi ini biasanya digunakan untuk kebutuhan tim, kantor, atau organisasi.


Opsi N (No) – Google Drive Pribadi

Pilih N jika:

  • Menggunakan akun Google Drive pribadi
  • Backup ditujukan ke My Drive
  • Tidak menggunakan Shared Drive

Dengan memilih opsi ini, rclone akan:

  • Menggunakan folder My Drive
  • Menyimpan backup ke Drive pribadi
  • Tidak menampilkan daftar Shared Drive

Ini adalah opsi yang paling umum digunakan untuk backup VPS pribadi.


Rekomendasi

  • Backup VPS pribadi → pilih N
  • Backup ke Drive tim / kantor → pilih Y

Pemilihan opsi yang tepat memastikan rclone menyimpan data di lokasi Google Drive yang sesuai.


3. Testing Koneksi Google Drive

Untuk memastikan konfigurasi berhasil, jalankan perintah berikut:

rclone ls gdrive:

Jika isi Google Drive tampil tanpa error, maka rclone sudah terhubung dengan Google Drive dan siap digunakan untuk backup data.


Contoh Kasus: Backup Folder Database VPS ke Google Drive dengan Progress Detail

Pada contoh kasus ini, sebuah VPS Ubuntu Server digunakan untuk menyimpan database aplikasi. Database tersebut berada pada folder berikut:

/root/web-csr/database

Tujuan backup adalah Google Drive pribadi dengan nama folder:

ryzen-linveo-skuyapi

Backup dilakukan menggunakan rclone dengan menampilkan informasi perkembangan upload secara detail, seperti kecepatan transfer, ukuran data, persentase, dan estimasi waktu.


Struktur Backup

Struktur folder di Google Drive setelah backup:

My Drive/
└── ryzen-linveo-skuyapi/
    └── database/
        ├── data.mdb
        └── lock.mdb

Perintah Backup dengan Progress Detail

Gunakan perintah berikut untuk melakukan backup:

rclone copy /root/web-csr/database gdrive:ryzen-linveo-skuyapi/database -P

Opsi -P (progress) akan menampilkan:

  • Ukuran data yang sudah ditransfer
  • Total ukuran file
  • Kecepatan upload
  • Estimasi waktu selesai (ETA)

Contoh Output Saat Proses Berjalan

Transferred:       14.7 GiB / 82.3 GiB, 18%, 10.2 MiB/s, ETA 1h52m
Checks:                 0 / 0
Transferred:           57 / 58, 98%
Elapsed time:      9m11s
Transferring:
 * data.mdb: 13% / 78.0 GiB, 10.2 MiB/s, 1h52m

Dari output di atas dapat dilihat bahwa:

  • File data.mdb sedang ditransfer
  • Ukuran file sangat besar (puluhan GB)
  • Kecepatan upload stabil
  • Estimasi waktu selesai ditampilkan secara real-time

Catatan Penting Saat Backup Database

  • Pastikan aplikasi atau service yang menggunakan database sudah dihentikan
  • Jangan menjalankan proses yang menulis ke folder database selama backup
  • Jangan menghentikan rclone di tengah proses

Verifikasi Setelah Backup Selesai

Untuk memastikan file yang diupload identik dengan file di VPS, gunakan perintah berikut:

rclone check /root/web-csr/database gdrive:ryzen-linveo-skuyapi/database

Jika hasilnya:

0 differences found

Maka backup telah berhasil dan data aman untuk digunakan kembali.


Kesimpulan

Dengan rclone dan opsi progress, proses backup database berukuran besar dari VPS ke Google Drive dapat dipantau secara detail dan dilakukan dengan aman. Metode ini sangat cocok untuk backup manual maupun backup rutin.

Penutup

Dengan rclone, proses backup VPS ke Google Drive menjadi lebih mudah, aman, dan fleksibel. Selanjutnya, Anda bisa menggunakan rclone untuk copy, sync, atau membuat backup otomatis menggunakan cron.

Share Article

Spread the word

0 Komentar

Mas Koding

Sharing knowledge about technology, programming tutorials, and the latest web development trends. Built for developers by developers.

Discover

© 2025 Mas Koding. Crafted with h.

System Operational