Rclone adalah tool open-source yang sangat powerful untuk melakukan sinkronisasi dan backup data dari VPS atau server Linux ke berbagai cloud storage, termasuk Google Drive. Artikel ini membahas langkah dasar instalasi dan konfigurasi rclone untuk backup ke Google Drive.
1. Install Rclone di VPS Ubuntu
Jalankan perintah berikut untuk menginstall rclone:
curl https://rclone.org/install.sh | sudo bash
Setelah instalasi selesai, cek versi rclone:
rclone version
Jika versi rclone tampil, berarti instalasi berhasil.
2. Konfigurasi Google Drive di Rclone
Jalankan konfigurasi rclone:
rclone config
Pilih opsi berikut saat konfigurasi:
n (new remote)
name: gdrive
Storage: drive
client_id: (kosongkan)
client_secret: (kosongkan)
scope: 1
root_folder_id: (enter)
service_account_file: (enter)
Edit advanced config? n
Saat melakukan konfigurasi Google Drive menggunakan rclone, Anda akan menemui pertanyaan berikut:
Use auto config?
y) Yes (default)
n) No
Opsi ini menentukan bagaimana proses autentikasi Google Drive dilakukan.
Opsi Y (Yes) – VPS Memiliki Browser
Pilih Y jika:
- Anda menjalankan rclone di komputer lokal
- Atau VPS memiliki UI dan browser (misalnya desktop environment)
Dengan opsi ini, rclone akan:
- Membuka browser secara otomatis
- Mengarahkan ke halaman login Google
- Autentikasi selesai tanpa copy–paste kode
Catatan: Opsi ini tidak cocok untuk VPS Ubuntu Server yang berjalan tanpa UI.
Opsi N (No) – VPS Tanpa Browser (Ubuntu Server)
Pilih N jika:
- VPS menggunakan Ubuntu Server (CLI only)
- Tidak ada browser atau UI
- Akses VPS melalui SSH
Setelah memilih Use auto config? = N, rclone akan menampilkan pertanyaan lanjutan berikut:
Use web browser to automatically authenticate rclone with remote?
* Say Y if the machine running rclone has a web browser you can use
* Say N if running rclone on a (remote) machine without web browser access
If not sure try Y. If Y failed, try N.
y) Yes (default)
n) No
y/n>
Pertanyaan ini bertujuan untuk memastikan apakah mesin tempat rclone dijalankan memiliki browser yang bisa digunakan.
Opsi Y (Yes) – Ada Browser di Mesin yang Sama
Pilih Y jika:
- Rclone dijalankan di PC atau laptop lokal
- Atau VPS memiliki UI dan browser aktif
Dengan opsi ini, rclone akan:
- Mencoba membuka browser secara otomatis
- Mengarahkan ke halaman login Google
- Menyelesaikan autentikasi secara langsung
Catatan: Pada VPS Ubuntu Server (CLI only), opsi ini biasanya akan gagal karena tidak ada browser.
Opsi N (No) – VPS Ubuntu Server Tanpa Browser
Pilih N jika:
- VPS dijalankan tanpa UI (server murni)
- Akses hanya melalui SSH / terminal
- Tidak tersedia browser grafis
Dengan memilih opsi ini, rclone akan:
- Menampilkan URL autentikasi Google
- Meminta pengguna melakukan login melalui browser di perangkat lain
- Menggunakan metode manual authentication
Contoh output yang akan muncul:
Please go to the following link:
https://accounts.google.com/o/oauth2/...
Langkah autentikasi manual:
- Salin URL yang ditampilkan
- Buka URL tersebut di browser PC atau laptop
- Login ke akun Google Drive
- Berikan izin akses
- Salin verification code yang muncul
- Paste kembali kode tersebut ke terminal VPS
Setelah kode diterima, rclone akan menyelesaikan proses konfigurasi remote Google Drive.
Setelah proses autentikasi Google Drive berhasil, rclone akan menampilkan pertanyaan berikut:
Configure this as a Shared Drive (Team Drive)?
y) Yes
n) No
Pertanyaan ini digunakan untuk menentukan jenis Google Drive yang akan dipakai oleh rclone.
Opsi Y (Yes) – Shared Drive / Team Drive
Pilih Y jika:
- Anda menggunakan Google Workspace
- Data disimpan di Shared Drive / Team Drive
- Drive dimiliki oleh organisasi atau tim
Dengan opsi ini, rclone akan:
- Menampilkan daftar Shared Drive yang tersedia
- Meminta Anda memilih salah satu Shared Drive
- Menyimpan file langsung ke Shared Drive tersebut
Catatan: Opsi ini biasanya digunakan untuk kebutuhan tim, kantor, atau organisasi.
Opsi N (No) – Google Drive Pribadi
Pilih N jika:
- Menggunakan akun Google Drive pribadi
- Backup ditujukan ke My Drive
- Tidak menggunakan Shared Drive
Dengan memilih opsi ini, rclone akan:
- Menggunakan folder My Drive
- Menyimpan backup ke Drive pribadi
- Tidak menampilkan daftar Shared Drive
Ini adalah opsi yang paling umum digunakan untuk backup VPS pribadi.
Rekomendasi
- Backup VPS pribadi → pilih N
- Backup ke Drive tim / kantor → pilih Y
Pemilihan opsi yang tepat memastikan rclone menyimpan data di lokasi Google Drive yang sesuai.
3. Testing Koneksi Google Drive
Untuk memastikan konfigurasi berhasil, jalankan perintah berikut:
rclone ls gdrive:
Jika isi Google Drive tampil tanpa error, maka rclone sudah terhubung dengan Google Drive dan siap digunakan untuk backup data.
Contoh Kasus: Backup Folder Database VPS ke Google Drive dengan Progress Detail
Pada contoh kasus ini, sebuah VPS Ubuntu Server digunakan untuk menyimpan database aplikasi. Database tersebut berada pada folder berikut:
/root/web-csr/database
Tujuan backup adalah Google Drive pribadi dengan nama folder:
ryzen-linveo-skuyapi
Backup dilakukan menggunakan rclone dengan menampilkan informasi perkembangan upload secara detail, seperti kecepatan transfer, ukuran data, persentase, dan estimasi waktu.
Struktur Backup
Struktur folder di Google Drive setelah backup:
My Drive/
└── ryzen-linveo-skuyapi/
└── database/
├── data.mdb
└── lock.mdb
Perintah Backup dengan Progress Detail
Gunakan perintah berikut untuk melakukan backup:
rclone copy /root/web-csr/database gdrive:ryzen-linveo-skuyapi/database -P
Opsi -P (progress) akan menampilkan:
- Ukuran data yang sudah ditransfer
- Total ukuran file
- Kecepatan upload
- Estimasi waktu selesai (ETA)
Contoh Output Saat Proses Berjalan
Transferred: 14.7 GiB / 82.3 GiB, 18%, 10.2 MiB/s, ETA 1h52m
Checks: 0 / 0
Transferred: 57 / 58, 98%
Elapsed time: 9m11s
Transferring:
* data.mdb: 13% / 78.0 GiB, 10.2 MiB/s, 1h52m
Dari output di atas dapat dilihat bahwa:
- File data.mdb sedang ditransfer
- Ukuran file sangat besar (puluhan GB)
- Kecepatan upload stabil
- Estimasi waktu selesai ditampilkan secara real-time
Catatan Penting Saat Backup Database
- Pastikan aplikasi atau service yang menggunakan database sudah dihentikan
- Jangan menjalankan proses yang menulis ke folder database selama backup
- Jangan menghentikan rclone di tengah proses
Verifikasi Setelah Backup Selesai
Untuk memastikan file yang diupload identik dengan file di VPS, gunakan perintah berikut:
rclone check /root/web-csr/database gdrive:ryzen-linveo-skuyapi/database
Jika hasilnya:
0 differences found
Maka backup telah berhasil dan data aman untuk digunakan kembali.
Kesimpulan
Dengan rclone dan opsi progress, proses backup database berukuran besar dari VPS ke Google Drive dapat dipantau secara detail dan dilakukan dengan aman. Metode ini sangat cocok untuk backup manual maupun backup rutin.
Penutup
Dengan rclone, proses backup VPS ke Google Drive menjadi lebih mudah, aman, dan fleksibel. Selanjutnya, Anda bisa menggunakan rclone untuk copy, sync, atau membuat backup otomatis menggunakan cron.
Posting Komentar