Script Anti Debug Inspeksi Element

Script Anti Debug Inspeksi Element adalah sebuah sebuah kode javascript yang berfungsi untuk menonaktifkan debug/debugger pada browser. Artinya script ini akan mematikan atau menonaktifkan fungsi inspeksi element (inspect element) pada browser sehingga orang lain tidak bisa melakukan debug atau mengedit komponen web seperti mengedit html, css, javascript dan lain lain di browser.

script inspect element protection

Inspect Element (inspeksi element) adalah sebuah fitur yang terdapat pada sebuah browser yang berfungsi untuk mendebug sebuah web atau melakukan editing terhadap sebuah halaman web. Debug yang dilakukan biasanya digunakan untuk :
  1. Melihat cara kerja kode script dan melakukan editing terhadap kode script, 
  2. Melihat cara kerja request header,
  3. Melihat dan melakukan editing css,
  4. Melihat dan melakukan editing html,
  5. Melakukan copy paste terhadap komponen web (html, css, javascript, gambar, dll),
  6. Melihat sumber link external komponen web.
  7. dan lain lain.
Jika kita lihat dari fungsi Debug Inspeksi Element di atas, maka fungsi Debug Inspeksi Element memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan sudah pasti bisa membantu kita untuk melakukan editing atau hasil review dari sebuah kode yang sudah kita tulis. Jika kita adalah seorang developer atau pengembang web tentunya ini menjadi sebuah masalah karena jika kita membuat sebuah produk seperti template website, template blogger dan beberapa fungsi website yang menggunakan kode script maka kode yang kita tulis bisa di tiru atau bahkan di copy oleh si plagiat kode.

Kelebihan fitur Debug Inspeksi Element ini menjadi sebuah kelemahan yang dimanfaatkan oleh si plagiat kode untuk mengambil sebagian atau seluruh kode website kita yang telah kita buat dengan susah payah. Oleh karena itu disini saya akan membagikan sebuah Script Anti Debug Inspeksi Element yang berfungsi untuk menonaktifkan debug/debugger pada browser.

Script ini sangat berguna jika kamu adalah seorang penulis kode program. Saya bilang berguna karena script ini akan melindungi kode script kita dari para plagiat kode sehingga mereka tidak bisa melakukan editing atau melihat cara kerja script kita. Walaupun Script Anti Debug Inspeksi Element tidak sepenuhnya bisa mengamankan kode kita, setidaknya Script Anti Debug Inspeksi Element ini bisa sedikit membantu.

Script Anti Debug Inspeksi Element


Berikut ini Script Anti Debug Inspeksi Element yang bisa kamu gunakan. Saya Menyebutnya dengan "Script Anti Debug Protection".

var _0xa51c91=function(){var n=!0;return function(t,r){var u=n?function(){if(r){var n=r.apply(t,arguments);return r=null,n}}:function(){};return n=!1,u}}();function _0x322468(n){function t(n){if("string"==typeof n)return function(n){}.constructor("while (true) {}").apply("counter");1!==(""+n/n).length||n%20==0?function(){return!0}.constructor("debugger").call("action"):function(){return!1}.constructor("debugger").apply("stateObject"),t(++n)}try{if(n)return t;t(0)}catch(n){}}!function(){_0xa51c91(this,function(){var n=new RegExp("function *\\( *\\)"),t=new RegExp("\\+\\+ *(?:_0x(?:[a-f0-9]){4,6}|(?:\\b|\\d)[a-z0-9]{1,4}(?:\\b|\\d))","i"),r=_0x322468("init");n.test(r+"chain")&&t.test(r+"input")?_0x322468():r("0")})()}(),nodebug="";

Script di atas bisa kamu letak di bagian <head> pastekan disini </head> atau di <body> pastekan disini </body>. Kamu juga bisa metekkan kode script ini di bagian artikel halaman, sehingga script ini akan berjalan di halaman tertentu saja.

Untuk menyempurnakan script di atas, saya telah menambahkan interval yang akan menjalankan script secara berulang sehingga jika sorang plagiat kode ingin melakukan debugging maka console inspect element akan terjadi crash atau stuck. Ini aka membuat browser tidak bisa di klik sehingga mengharuskan si plagiat untuk merefresh halaman web. Ketika siplagiat merefresh halaman dan ternyata inspect element masih tetap dijalankan, maka kejadian crash atau stuck akan terulang kembali sampai si plagiat menutup inspect element tersebut.

Berikut ini Script Anti Debug Inspeksi Element yang telah saya sempurrnakan dengan menambahkan interval. Saya menyebut script ini degan "Script Anti Debug Protection Interval". Berikut ini scriptnya.

var _0x28406a=function(){var n=!0;return function(t,e){var r=n?function(){if(e){var n=e.apply(t,arguments);return e=null,n}}:function(){};return n=!1,r}}();function _0x4181ae(n){function t(n){if("string"==typeof n)return function(n){}.constructor("while (true) {}").apply("counter");1!==(""+n/n).length||n%20==0?function(){return!0}.constructor("debugger").call("action"):function(){return!1}.constructor("debugger").apply("stateObject"),t(++n)}try{if(n)return t;t(0)}catch(n){}}!function(){_0x28406a(this,function(){var n=new RegExp("function *\\( *\\)"),t=new RegExp("\\+\\+ *(?:_0x(?:[a-f0-9]){4,6}|(?:\\b|\\d)[a-z0-9]{1,4}(?:\\b|\\d))","i"),e=_0x4181ae("init");n.test(e+"chain")&&t.test(e+"input")?_0x4181ae():e("0")})()}(),nodebugger="",setInterval(function(){_0x4181ae()},4e3);

Seperti biasa, Script di atas bisa kamu letak di bagian <head> pastekan disini </head> atau di <body> pastekan disini </body>. Kamu juga bisa metekkan kode script ini di bagian artikel halaman, sehingga script ini akan berjalan di halaman tertentu saja.

Mungkin itu saja yang bisa saya bagikan untuk kali ini, jika ada kendala dalam pemakaian Script Anti Debug Inspeksi Element di atas. kamu bisa berkomentar di bawah.

Terimakasih sudah berkunjung.